Loading...

Penampakan Makhluk Aneh Mirip Cacing Raksasa Sepanjang 8 Meter Di Perairan Selandia Baru

- November 22, 2018

Terlucu.com - Pada bulan Oktober kemarin, seorang videografer yang tengah menyelam bersama temannya di perairan Selandia Baru sempat dikejutkan oleh penampakan makhluk aneh.

Diketahui, nama penyelam itu adalah Steve Hathway dan Andrew Buttle. Keduanya berhasil mengabadikan momen langka bersama sosok makhluk hidup yang mirip sekali dengan pita bergelombang.

Kejadian ini terjadi pada 25 Oktober, di perairan lepas pantai Whakaari, yaitu di sebuah stratovolcano aktif di sebuah pulau sebelah utara Selandia Baru.

Menurut informasi yang dilansir dari laman The Sun, kedua penyelam itu sebenarnya sedang ingin merekam pulau yang diwariskan oleh kakek Buttle. Tiba-tiba saja, fokus mereka langsung teralihkan dengan penampakan sosok makhluk misterius yang tidak lazim.

Didalam video tersebut, makhluk misterius di dalam laut itu terlihat bisa bergerak halus, bergetar dan kadang-kadang berdenyut saat kedua penyelam berenang di sekitarnya.

Makhluk Misterius Dengan Panjang 8 Meter

“Karena sebelumnya tidak pernah melihat langsung, merekam dan bahkan memotret makhluk seperti itu, saya sempat ragu dan merasa senang mengetahui keberadaan makhluk itu,” kata Buttle.

Telisik punya telisik, makhluk aneh itu ternyata adalah pyrosome atau yang lebih dikenal sebagai “bulu sanca”. Pyrosome ini terlihat layaknya kelupasan kulit ular sanca dengan panjang sekitar 8 meter.

Mengutil laman Washington Post, “benda aneh” yang ditemukan di perairan Selandia Baru itu bukanlah makhluk tunggal, melainkan ia adalah koloni dari makhluk kecil bernama tunicate. Jadi, apa yang dilihat oleh Hathway itu tersusun dari makhluk-makhluk kecil yang bergerombol menjadi satu.

Pada umumnya, tunicate mengambah bebas dan hidup di dasar laut. Namun yang biasa membentuk benda aneh ini adalah pyrosoma spinosum. Ia seringkali memancarkan cahaya bioluminescent yang lembut.

Makhluk Aneh Itu Sebenarnya Adalah Koloni

Kepada Washington Post, Steve Hathway mengaku apabila pada tanggal 25 Oktober lalu ia dan temannya ( Andrew Buttle ) memang sengaja mengambil gambar di bawah air sesaat koloni itu mendekat.

Menyadari jika itu adalah makhluk tidak biasa, Hatway langsung mengarahkan kameranya kepada koloni tersebut.

“Saya mengetahui alam jika alam tidak menunggu siapa pun, saya tentu tidak bisa melewatkan kesempatan ini begitu saja,” kata Hatway. 

Berdasarkan keterangan yang dimuat di laman Live Science, sebuah tabung raksasa yang tersusun dari tuncate ini mungkin hanya terlihat seperti batang putih sederhana. Namun faktanya, mereka sangatlah kompleks dikarenakan masing-masing tuncate mempunyai sumsum tulang belakang.

Keunikan lain dari makhluk itu adalah cara berproduksi yang secara kloning. Artinya, setiap koloni mempunyai genetik yang identik dengan koloni lainnya.

Walaupun begitu, makhluk ini juga memiliki kemampuan berproduksi secara seksual. Hal ini akan terjadi ketika dua koloni saling bertemu.

Koloni Yang Mampu Bertahan Hidul Selamanya

Secara teoretis, koloni ini dapat bertahan hidup selamanya, membuat klin baru yang sama persis seperti pendahulunya. Ia tumbuh dan menyusut sesuai kondisinya.

Tunicate yang bergerombol menjadi koloni dan membentuk tabung kosong itu bisa tumbuh sepanjang 18 meter dan memiliki diameter yang cukup dimasuki manusia.

Lantas, apakah manusia diperbolehkan untuk masuk ke dalamnya?

Berdasarkan artikel yang diterbitkan oleh Deep Sea News pada tahun 2013 lalu, kita dilarang untuk masuk kedalamnya. Karena ada sebuah laporan jika seekor penguin mati ketika berada di dalam mahkluk aneh ini.

Burung malang itu ternyata terjebak dan tak bisa balik keluar. Walaupun namanya adalah bulu sanca, namun mereka sangatlah kuat.
 

Ketik dan Tekan Enter Untuk Mencari!