Loading...

Bikin Kesal! Penumpang Harus Patungan Sebesar Rp 5 Juta Untuk Memperbaiki Pesawat Yang Rusak

- November 28, 2018

Terlucu.comMungkin kita sudah sering mendengar orang-orang yang dimintai uang tambahan, sebagai biaya bagasi. Kondisi seperti ini adalah hal yang sangat lumrah. 

Namun bagaimana jadinya, kalau sejumlah penumpang dipungut biaya tambahan untuk memperbaiki gangguan teknis pesawat, pasti terdengar cukup ganjil bukan? 

Apakah hal seperti ini pernah terjadi? Jawabannya adalah pernah, bahkan kejadiannya belum lama ini. 

Melansir laman Metro, Kamis 23 November 2018, kejadian tidak biasa ini dialami oleh 249 penumpang pesawat LOT Polish Airlines, dengan jalur penerbangan Beijing, Chine menuju ke Warsawa, Polandia. 

Sejumlah penumpang terpaksa harus patungan membayar biaya perbaikan pesawat, supaya mereka bisa diperangkatkan. 

Mengapa kejadian ini bisa terjadi? 

Pada awalnya, para penumpang diberi tahu jika pesawat mengalami gangguan teknis. Masalah itu terjadi dibagian hidrolika. Kemudian, pihak maskapai penerbangan di Bandara Beijing meminta biaya tambahan kepada para penumpang sejumlah 280 poundsterling atau setara Rp 5,23 juta.
Lebih anehnya lagi, pegawai maskapai bersikukuh meminta uang tambahan agar dibayarkan secara tunai, tidak boleh melalui transfer. 

Tidak cukup sampai disitu, sejumlah penumpang ini masih harus menunggu selama 10 jam untuk melakukan perbaikan pesawat, sebelum pada akhirnya berangkat ke Warsawa.

Menyikapi kejadian tidak biasa itu, para penumpang sudah pasti merasa geram. Ya, hal itu memang wajar sih, mengingat adanya pungutan biaya dan harus menunggu selama 10 jam lamanya.
Jika kejadian ini kebetulan terjadi pada diri kalian, kira-kira sikap seperti apa yang akan kamu lakukan? Tulis jawabannya di kolom komentar ya sob. 

Salah satu penumpang merasa tidak percaya atas kejadian ini

Daniel Golebiowski, salah seorang penumpang di LOT Polish Airlines, mengakui dirinya sempat tidak percaya dan kaget dengan transaksi ini. Dia sama sekali tidak menyangka jika ada transaksi di bawah tangan. 

“Kami sedang berada di bandara internasional. Saya tak percaya apabila transaksi yang terjadi di sini menggunakan uang tunai ‘di bawah meja’ dan mekanik yang berdiri tepat di samping pesawat. Sungguh luar biasa,’ ujar Daniel. 

Tanggapan dari pihak maskapai LOT Polish Airlines

Adrian Kubicki, selaku juru bicara LOT Polish Airlines, meminta maaf kepada semua penumpang atas kerusakan pesawat dan insiden tidak biasa ini. Adrian juga membenarkan adanya transaksi tunai kepada sejumlah karyawan yang bersangkutan. 

 “Percaya atau tidak, memang ada kondisi dimana karyawan gudang di Beijing menolak semua metode pembayaran, kecuali uang tunai yang menimbulkan kebingungan,” jelas dia. 

Adrian juga bersyukur setelah mengetahui semua penumpangnya mendarat di Warsawa, Polandia dengan selamat. 

“Walaupun begitu, saya bersyukur penerbangan bisa kembali ke Warsawa dengan selamat” kata Adrian. 

Adrian kembali menjelaskan apabila pihak maskapai akan mengganti semua uang penumpang begitu tiba di Warsawa. Selain itu, mereka juga diberkan hadiah voucher. Nantinya, maskapai akan memberi sanksi kepada sejumlah karyawan yang meminta biaya dari penumpang. 

“Tak ada keadaan yang dibenarkan mengenai meminta uang kepada penumpang,’’ ujar Adrian. 

Langkah tepat yang dilakukan oleh pihak LOT Polish Airlines

Kondisi seperti itu memang seharusnya tidak terjadi. Sebagai penumpang, tentu mereka merasa kaget saat dipungut biaya itu. Apalagi yang membuat mereka geram adalah harus menunggu sekitar 10 jam lamanya.

Namun, semua itu segera diselesaikan dengan baik oleh pihak maskapai. Mereka menunjukkan tanggung jawab yang nyata. Tidak hanya mengganti uang yang sudah dipungut, mereka juga memberi voucher kepada para penumpang.
 

Ketik dan Tekan Enter Untuk Mencari!